Selasa, 26 Agustus 2025

 Author - Luiz Gudjohnsen


HIVI!

Di tengah dinamika musik Indonesia yang terus berubah, HiVi! hadir sebagai simbol harmoni dan kehangatan, membawa lirik sederhana namun penuh makna, serta melodi yang melekat di hati pendengar lintas generasi.

HiVi! dibaca (Haivai) merupakan sebuah grup musik pop asal Indonesia yang dibentuk di Jakarta pada tahun 2009. Grup ini beranggotakan 3 orang yaitu Ilham Aditama (vokal), Febrian Nindyo (vokal/gitar), dan Keisha Cinantya (vokal). 

Nama HiVi! merupakan singkatan dari “High-View”.
Maknanya adalah pandangan yang lebih tinggi atau cara melihat hidup dengan perspektif yang luas dan positif. Filosofi ini tercermin dalam karya-karya mereka yang penuh semangat, hangat, dan selalu berusaha menghadirkan energi optimis    kepada pendengar lintas generasi.


Band yang terbentuk tahun 2009 ini sudah menetaskan satu debut album yang diberi nama Say Hi! to HiVi! yang dirilis tahun 2012 oleh Universal Music Indonesia dengan single pertama yang berjudul "Indahnya Dirimu". Lagu yang diciptakan oleh Febrian Nindyo ini bercerita tentang sepasang remaja yang jatuh cinta pada pandangan pertama yang membuat mereka saling memuji satu sama lain. Tema cinta memang sangat terasa di album ini. Selain "Indahnya Dirimu", lagu lain seperti "Curi-Curi", "Selalu di hati", "Mata Ke Hati", "Orang Ketiga" dan satu lagu daur ulang milik band The Groove yang berjudul "Khayalan". Single-single dari album pertama yang menyusul adalah "Orang Ketiga", "Curi-Curi", "Mata ke Hati". Single-single mereka mendapatkan respon yang baik, terutama dari kalangan remaja dan penggemarnya yang diberi nama "HiFriends". Single "Orang Ketiga" dan "Curi-Curi" mendapatkan kesempatan menjadi soundtrack di film "Cinta Brontosaurus" yang dibintangi oleh Raditya Dika.

Ciri khas HiVi! ada pada harmoni vokalnya yang lembut namun kuat, liriknya yang puitis tanpa berlebihan, dan melodi pop yang mudah dinyanyikan bersama. Mereka bukan sekadar band pop; mereka adalah penyampai cerita kehidupan sehari-hari—tentang cinta, pertemanan, kehilangan, dan kebahagiaan sederhana yang sering kita lupakan. Dalam setiap lagunya, terselip ajakan untuk kembali menghargai hal-hal kecil yang membuat hidup terasa berarti.

Perjalanan mereka tak selalu mulus. Pergantian personel pernah mewarnai dinamika band, namun justru dari situ HiVi! menemukan kekuatan baru. Dari formasi awal, kemudian hadir Ezra Mandira, hingga kini menyambut vokalis baru Keisha Cinantya, mereka tetap menjaga esensi: menyanyikan cerita dengan tulus. Setiap perubahan formasi justru menjadi bab baru dalam perjalanan panjang mereka, bukti bahwa musik adalah sesuatu yang hidup dan terus berkembang.